Filosofi. Koleksi Privat. Katalog Daring. Jurnal. Kontak Kami.
Jurnal Duan

Lebih Dekat dengan Kain Sasirangan: Cara Membedakan Asli dan Printing

Juni 15, 2026

 


Sasirangan itu bukan sekadar kain—untuk orang Banjar di Kalimantan Selatan, Sasirangan adalah bagian dari budaya. Kain ini dibuat pakai teknik rintang warna, mirip proses tie-dye, dan butuh keterampilan serta kesabaran. Jadi, nggak bisa selesai dalam sehari.


Sekarang permintaan makin tinggi, jadi banyak Sasirangan printing bermunculan. Dilihat sekilas sih, motifnya mirip banget sama yang asli. Tapi begitu disentuh atau diamati, perbedaannya jelas, baik dari kualitas maupun nilai seninya. Biar nggak keliru waktu beli, simak tips simple berikut.


1. Cek Bagian Depan dan Belakang Kain

Ini cara paling gampang—lihat sisi belakangnya.


Sasirangan asli diwarnai dengan teknik celup, jadi motif dan warna biasanya tembus ke dua sisi. Depan-belakang sama terang, kadang bikin bingung yang mana bagian luar. Sasirangan printing beda: warna menempel cuma di permukaan depan, belakangnya sering pudar atau polos.


2. Cari Lubang Bekas Jelujur

Nama Sasirangan sendiri ngambil dari proses jelujur—kain dijahit manual, motifnya dibentuk, baru dicelup. Jadi, kalau diperhatikan, biasanya ada bekas lubang jarum di sepanjang garis motifnya. Ini tanda kain dibuat tangan, bukan mesin.


Kain printing permukaannya mulus, nggak ada bekas tusukan jarum. Motifnya di-print, rapi banget.


3. Motif Simetris atau Nggak?

Kain handmade pasti punya karakter: motif sering nggak persis sama, garis sedikit melengkung, warna bisa meluber dikit, ukuran motif pun kadang beda. Nah, ketidakrapian ini justru nilai uniknya.


Kalau printing, motifnya hampir selalu presisi. Garisnya lurus, warna nggak ada yang bocor.


4. Cium Aromanya

Sasirangan asli kadang masih menyisakan aroma pewarna atau bahan alami seperti kulit kayu atau daun. Kain printing aromanya standar aja—bau kain baru dari pabrik.


5. Lihat Harga

Sasirangan asli jelas jauh lebih mahal, karena prosesnya rumit, butuh waktu, dan hasilnya lebih eksklusif. Harganya mulai ratusan ribu sampai jutaan, tergantung jenis kain dan motif.


Sasirangan printing lebih murah, sering di bawah seratus ribu. Maklum, buatan mesin dan massal.


Penutup

Nggak masalah beli Sasirangan printing, apalagi buat seragam murah atau kebutuhan banyak. Tapi kalau mau cari sesuatu yang benar-benar spesial dan menghargai budaya Banjar—buat acara penting, pilih Sasirangan asli.


Dengan tahu bedanya, kamu nggak cuma jadi pembeli yang lebih bijak, tapi juga ikut membantu menjaga budaya Banjar tetap hidup dan mendukung pengrajin lokal.